• Senin, 29 November 2021

Setiawan Wangsaatmaja Bilang Pergub Jabar Ini Lindungi Pekerja dengan Jaminan Kehilangan Kerja

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 07:35 WIB
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat membuka kegiatan Sosialisasi Pergub Nomor 158 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah Provinsi Jabar di Hotel Pullman, Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021.  (Biro Adpim Jabar)
Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat membuka kegiatan Sosialisasi Pergub Nomor 158 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Daerah Provinsi Jabar di Hotel Pullman, Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021. (Biro Adpim Jabar)

JABARNEWS | BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mensosilalisasikan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 158 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Pergub tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dan mengacu pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Menurut Setiawan Wangsaatmaja, ada lima jenis jaminan BPJS Ketenagakerjaan dalam Pergub tersebut. Kelima jenis jaminan itu meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua, jaminan pensiun, dan jaminan kehilangan pekerjaan, yang disesuaikan dengan klasterisasi perusahaan.

Baca Juga: Soroti Masalah Tawuran, DPRD Jabar Minta Sekolah Perhatikan Psikologis Siswa saat PTM

Baca Juga: Walah! Diserang Monyet Liar, Petani di Kawali Ciamis Gagal Panen

“Ini sudah kita undangkan tanggal 27 Agustus 2021. Tentu saja dengan adanya Peraturan Gubernur ini artinya bahwa jaminan untuk tenaga kerja kita, khususnya untuk non-ASN, ini jaminannya lebih jelas,” kata Setiawan Wangsaatmaja di Hotel Pullman, Kota Bandung, Senin 25 Oktober 2021.

“Kita bagi jadi perusahaan mikro, kecil, sedang, dan besar. Nah ini jaminan-jaminannya berbeda. Untuk perusahaan besar, jumlah jaminannya berbeda dengan perusahaan mikro. Kalau (jaminan) kematian dan kecelakaan itu sudah pasti ada, yang unik di sini adalah jaminan kehilangan kerja,” tambahnya.

Baca Juga: Percepat Vaksinasi Covid-19, Polres Tasikmalaya Datangi Sekolah

Baca Juga: Ridwan Kamil Tegaskan Tak Ingin Dengar Ada BUMD Rugi

Jaminan kehilangan pekerjaan merupakan amanat Undang-Undang Cipta Kerja. Selain uang pesangon, pekerja atau buruh yang diberhentikan dari tempat kerja berhak mendapatkan jaminan kehilangan pekerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X