Daerah

Keren, Atlit Cilik Silat Merpati Putih Purwakarta Ini Raih Emas

×

Keren, Atlit Cilik Silat Merpati Putih Purwakarta Ini Raih Emas

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | PURWAKARTA – Atlet cilik pencak silat Merpati Putih asal Kabupaten Purwakarta kembali menorehkan prestasi yang sangat gemilang.

Bagaimana tidak, diusinya yang masih anak-anak, mereka berhasil meraih mendali emas pada ajang yang cukup bergengsi.

Pada ajang Bekasi Berani Pencak Silat Tournament National Level yang diselenggarakan pada tanggal 13-14 November 2021 ini, diikuti oleh 7 atlet cilik asal Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga:  Bantu Korban Puting Beliung, Kapolres Sergai Ingatkan Warga Terapkan Prokes 3M

Baca Juga: Telusuri Masyarakat yang Belum Divaksin Covid-19, Pemerintah Kota Tasikmalaya Kerahkan Tim Vaksinator

Baca Juga: Mampu Produksi Kopi Robusta Benyak 4.004 Ton, Ade Yasin Banggakan Potensi di Kabupaten Bogor

Adapun nama ketujuh atlet cilik yaitu, Rafie Maulana Alhaq, Andini Ayudia Inara, Septian Eka Purnama, Favian Nabil Mulia Syazani, Nadya Mulia Azni, Putra Wijaya Kusuma, Muhammad Abhiyasa.

Baca Juga:  Pembongkaran Tahap Dua di Kawasan Puncak Dilakukan Mulai 26 Agustus, Dishub Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Para atlet cilik itu dalam pertandingannya masuk ke dala kategori pertarungan bebas tingkat SD IPSI.

Baca Juga: Tak Punya Lahan, Pemerintah Kota Bandung Tidak Bisa Bangun Fasilitas Umum di Jalan Braga

Baca Juga: Kondisi Stadion Sangkuriang Memprihatinkan, Nasdem Kota Cimahi: Hanya Tinggal Mimpi

Dalam perolehan mendali pada ajang tersebut enam atlet cilik meraih mendali perak yaitu, Rafie Maulana Alhaq, Andini Ayudia Inara, Septian Eka Purnama, Favian Nabil Mulia Syazani, Putra Wijaya Kusuma, Muhammad Abhiyasa. Sedangkan, yang meraih mendali emas yakni Nadya Mulia Azni.

Baca Juga:  Keren, MTQ Tingkat Jabar di Sumedang Gabungkan Unsur Teknologi Digital dan Budaya

Dalam keterangannnya, pembina atlet cilik Kabupaten Purwakarta menyampaikan, Secara umum sukses, namun perlu ada pembenahan dalam pelaksanaannya, sehingga tidak merugikan peserta/atlet

Karena banyak atlet yang WO karena sulitnya masuk ke ruang arena pertandingan.***

Tinggalkan Balasan