Soal Kasus Perundungan yang Tewaskan Siswa SMK di Bandung Barat, DPRD Jabar Tegaskan Hal Ini

Anggota Komisi V DPRD Jabar Siti Muntamah. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Siti Muntamah menyesalkan masih adanya aksi perundungan di lingkungan sekolah.

Sebagaimana diketahui, belum lama ini aksi perundungan terjadi di SMK di Kabupaten Bandung Barat, korban NFN (18) meninggal dunia setelah mengalami depresi berat karena mendapatkan perundungan oleh teman di sekolahnya selama 3 tahun.

Baca Juga:  Tarian Sajojo Meriahkan HUT Ke 74 TNI di Bandung

“Saya sangat menyesalkan kejadian tersebut. Berharap kejadian di Kabupaten Bandung Barat tidak terulang lagi,” kata wanita yang akrab disapa Ummi ini, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga:  Mulai Deg-degan Dicek KPK! Ini Duduk Perkara Bupati Bandung Dadang Supriatna Soal Laporan Dugaan Kasus Gratifikasi

Sebagai upaya pencegahan, dia menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak khusus di dalam lingkungan pendidikan sekolah.

Menurutnya, urusan perlindungan anak khususnya di sekolah bukan miliknya satu dinas tapi semua pihak, terutama lingkungan lingkungan dimana anak anak anak itu berada.

Baca Juga:  DPRD Jabar: APBD 2024 harus Jadi Pegangan dalam Menjalankan Roda Pemerintahan