“Dengan sistem digital, risiko intervensi data menjadi jauh lebih kecil,” kata Farhan.
Farhan turut mengajak media massa, komite pendidikan, organisasi masyarakat dan komunitas warga ikut menyebarluaskan informasi yang benar terkait SPMB 2026 agar tidak muncul kesimpangsiuran di tengah masyarakat.
“Inilah nikmatnya berdemokrasi. Kebenaran tidak dijaga satu pihak saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





