BNPT Akan Bangun Kawasan Terpadu Nusantara di Garut

Kepala BNPT Boy Rafli Amar di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (12/1/2022). (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | GARUT – Tanah seluas 10 hektare di Desa Harumsari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut akan difungsikan sebagai Kawasan Terpadu Nusantara (KTN) untuk mantan narapidana terorisme menjalani deradikalisasi berbasis kesejahteraan.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar. Dia menerangkan, difungsikan tanah di Garut tersebut akan melibatkan berbagai pihak.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Dana Reses dan Operasional DPRD Garut, 200 Orang Diperiksa

“KTN ini melibatkan banyak pihak. Negara harus hadir dan semua pihak harus dilibatkan mengingat terorisme adalah musuh kita bersama,” ujarnya.

Baca Juga:  Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Garut, Berikut Ciri-cirinya

KTN di Desa Harumsari, Kadungora, Garut, melengkapi KTN di Turen, Jawa Timur, dan KTN Sumbawa, NTB. KTN di Desa Haruman Sari akan dimanfaatkan sebagai area budidaya lebah madu, jagung, gula aren, alpukat, dan juga sebagai objek pariwisata.

Baca Juga:  Terapkan Edukasi Ekosistem Di Desa Salem Purwakarta

Boy Rafli Amar menjelaskan kehadiran KTN menjadi wadah semua pihak untuk bersama-sama melakukan deradikalisasi berbasiskan kesejahteraan. Dengan kehadiran KTN Garut, mitra deradikalisasi dapat berbaur serta diterima dengan baik oleh masyarakat umum.