”Ah nanti, banyak, jangan saya buka semua di sini ya,” ujarnya.
Dudung menekankan pentingnya pengawasan agar tidak ada kasus makanan berkualitas buruk atau insiden keracunan yang merugikan masyarakat luas.
”Nanti itu juga akan ada yang kita temukan. Jadi kalau misalnya ditemukan makanannya pun yang kemudian ya inilah yang akhirnya ada keracunan, yang kemudian kualitas dan sebagainya, nanti akan saya cek langsung di lapangan,” lanjut Dudung.
Persoalan lain yang masuk dalam radar pengawasan KSP adalah adanya laporan mengenai aliran insentif yang tetap mengalir ke dapur-dapur yang sudah tidak beroperasi.
Hal ini menjadi sorotan setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap ada 1.720 SPPG yang operasionalnya disetop sementara, namun diduga tetap menerima dana Rp 6 juta per hari.





