Nasional

Harga Tahu dan Tempe Diprediksi akan Naik, Ini Penyebabnya

×

Harga Tahu dan Tempe Diprediksi akan Naik, Ini Penyebabnya

Sebarkan artikel ini
Harga Tahu dan Tempe Diprediksi akan Naik. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi harga tahu dan tempe di Indonesia akan naik dalam beberapa waktu mendatang.

Kenaikan harga tahu dan tempe tersebut dikarenakan melonjaknya harga kedelai internasional.

Direktur Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan mengatakan, gangguan terhadap pasokan kedelai dunia dan tingginya ketergantungan Indonesia pada keledai impor membuat tak bisa mengelak dari kenaikan harga tahu dan tempe.

Baca Juga:  Terkait Kasus Tewasnya Brigadir Joshua, Rumah Ferdy Sambo di Jakarta Selatan Diobok-obok

“Kondisi kedelai di dunia saat ini terjadi gangguan suplai. Kalau saya melihat di Brazil terjadi penurunan produksi kedelai, di mana awalnya diprediksi mampu memproduksi 140 juta ton pada Januari, menurun menjadi 125 juta ton. Penurunan produksi ini berdampak pada kenaikan harga kedelai dunia,” kata Oke dilansir dari suara.com, Sabtu (12/2/2022).

Baca Juga:  Bentrokan Geng dengan Senjata Tajam di Cirebon, 11 Remaja Ditangkap

Dia menyebut, penyebab lainnya yakni inflasi di Amerika Serikat yang mencapai 7 persen, yang berdampak pada kenaikan harga daripada input produk kedelai.

Baca Juga:  Minyakita Langka di Kota Bandung, Disdagin Kota Bandung Jamin Stok Minyak Goreng Curah Aman
Pages ( 1 of 3 ): 1 23

Tinggalkan Balasan