Nasional

Kemenkes Ungkap Pasien Gangguan Ginjal Akut Karena Konsumsi Obat Merk Ini

×

Kemenkes Ungkap Pasien Gangguan Ginjal Akut Karena Konsumsi Obat Merk Ini

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi penyakit gangguan ginjal akut. (Foto: Shutterstock).
Ilustrasi penyakit gangguan ginjal akut. (Foto: Shutterstock).

Pada 28 Januari 2023 pasien mengalami batuk, demam, pilek, dan tidak bisa buang air kecil (Anuria), kemudian dibawa ke Puskesmas Pasar Rebo, Jakarta, untuk mendapatkan pemeriksaan. Tiga hari berselang, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Adhyaksa.

Baca Juga:  Menaker Ida: THR Harus Dibayar Penuh dan Tidak Boleh Dicicil!

Dikarenakan ada gejala GGAPA, maka pihak rumah sakit memutuskan untuk merujuk pasien ke RSCM. Tapi keluarga menolak dan meminta pulang.

Pada 1 Februari 2023 orang tua membawa pasien ke RS Polri dan mendapatkan perawatan di ruang IGD dan pasien sudah mulai buang air kecil.

Baca Juga:  Tak Mengandung Etilen Glikol, 30 Obat Sirop Ini Dinyatakan Aman Dikonsumsi

“Di saat bersamaan, pasien kemudian dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan perawatan intensif sekaligus terapi fomepizole, tapi 3 jam berselang saat di RSCM, pasien dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.00 WIB,” jelas Syahril.

Baca Juga:  Door To Door, Kades Kutamanah Salurkan BLT dari Dana Desa

Kronologi pasien suspek dialami seorang anak berusia 7 tahun. Dia mengalami demam pada 26 Januari 2023, kemudian mengonsumsi obat penurun panas sirop yang dibeli secara mandiri.

Pages ( 2 of 3 ): 1 2 3