Nasional

Seribu Anak Yatim di Purwakarta Dapat Santunan dari Cak Imin

×

Seribu Anak Yatim di Purwakarta Dapat Santunan dari Cak Imin

Sebarkan artikel ini

JABANEWS | PURWAKARTA – Sebanyak 1.000 anak yatim yang ada di wilayah Kabupaten Purwakarta, mendapatkan santunan dari Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar atau yang akrab dikenal dengan Cak Imin dalam menyambut 1 Muharram 1442 Hijriah, pada Kamis (20/8/2020).

Santunan tersebut langsung diberikan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda seperti di pondok pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta milik Abah Budiman tersebut terletak di Kampung Dandeur RT 5, RW 2, Desa Dangdeur, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta. Sebanyak 250 santri mendapatkan santunan dari Cak Imin.

Baca Juga:  Sepekan Kampanye, Bawaslu Jabar Temukan Pelanggaran di Empat Daerah Ini

Tak hanya pondok pesantren Madinah Darul Barokah Lodaya Purwakarta, tetapi ada lokasi lainnya di Purwakarta dengan seluruhnya yang mendapat santunan sebanyak 1000 anak yatim.

Syaiful Huda menyampaikan di tahun hijriah ini merupakan tahun di mana Rasul di masa lalu hijrah dari Mekah ke Madinah untuk menyebarkan ajaran Islam, sehingga momentum tersebut perlu direfleksikan di era saat ini. Syaiful Huda menyebut perlu adanya hijrah dari semua aspek baik politik ataupun ekonomi yang saat ini tengah kontraksi luar biasa akibat adanya pandemi Covid-19.

Baca Juga:  Berubah Status Jadi Endemi, Muhadjir Effendy: Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung BPJS

“1 Muharram ini perlu berhijrah semuanya yang menjadi beban perjuangan agar dapat semakin ringan beban perjuangan sehingga perlu adanya terobosan di saat adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini,” ujar politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Baca Juga:  Soal Penerapan PPKM Darurat, Pakar: Kota Bandung Harus Lebih Ketat

Saat disinggung terkait pesan yang disampaikan Cak Imin, Syaiful Huda menyebut Cak Imin meminta doa dan restu dari semua pihak untuk hajat beliau agar dimudahkan serta untuk hajat bangsa Indonesia yang tengah kontraksi luar biasa dalam hal ekonomi.

“Kondisi ekonomi Indonesia di masa pandemi ini minus 5 persen, sehingga kita perlu bergandengan tangan,” ucap Huda. (Gin)

Tinggalkan Balasan