Setelah BBM Nonsubsidi, Kini Pertamina Naikan Harga Elpiji Bright Gas

Pertamina kembali menaikan harga elpiji Bright Gas.(foto: istimewa)

JABARNEWS | JAKARTA – Setelah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi,  PT Pertamina (Persero) kembali menaikkan harga elpiji jenis Bright Gas.

Sebelumnya, BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite resmi naik. Alasan Pertamina kembali menaikan BBM ini dengan alasan untuk mengikuti perkembangan harga minyak dan gas dunia. Alasan ini juga menjadi alasan Pertamina kembali menaikan harga gas elpiji.

Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, harga BBM nonsubsidi dan elpiji Bright Gas naik sekitar Rp 2.000.

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Taurus 6 April 2022, Jika Memiliki Perasaan pada Peseorang Legih Baik Ungkapkan

“Seluruh penyesuaian harga di angka sekitar Rp 2.000 baik per liter untuk BBM dan per kilogram untuk elpiji, harga ini masih sangat kompetitif dibandingkan produk dengan kualitas setara. Untuk yang subsidi, pemerintah masih turut andil besar dengan tidak menyesuaikan harganya,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (11/7/2022).

Kenaikan BBM dan elpiji non-subsidi tersebut, lanjut Irto, pemicunya adalah tren harga Indonesian Crude Price (ICP) untuk BBM dan Contract Price Aramco (CPA) untuk elpiji yang masih tinggi.

Baca Juga:  Truk Muatan Gas Elpiji Subsidi Bongkar Muatan di Tempat Gelap, Ada Apa?