Ragam

Tegaskan Daging Antraks Berbahaya, Kementan; Jangankan Direbus, Dibuka Saja Tidak Boleh

×

Tegaskan Daging Antraks Berbahaya, Kementan; Jangankan Direbus, Dibuka Saja Tidak Boleh

Sebarkan artikel ini
Petugas memeriksa kesehatan hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit Antraks
Petugas memeriksa kesehatan hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit Antraks. (foto: istimewa)
Petugas memeriksa kesehatan hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit Antraks
Petugas memeriksa kesehatan hewan sebagai antisipasi penyebaran penyakit Antraks. (foto: istimewa)

Sementara itu Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes, Imran Pambudi mengatakan, bakteri antraks memiliki kemampuan untuk bertahan selama lebih dari 40 tahun.

Spora bakteri ini dapat masuk ke tubuh manusia melalui luka pada kulit atau melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi oleh antraks.

Baca Juga:  Jelang Ramadhan, Harga Komoditas Pokok di Tasikmalaya Alami Kenaikan

“Jadi ada dua, bisa langsung dari tanah yang ada sporanya, bisa juga masuk melalui hewan nanti sakit dan dikonsumsi daging ke manusia. Pada saat hewannya mati, sporanya juga dikubur akan masuk lagi. Jadi butuh penanganan yang lebih intensif lagi,” kata Imran.

Baca Juga:  Terbongkar! Modus Beras Oplosan, Harga Premium tapi Isinya Murahan

Seperti diketahui, kasus antraks dilaporkan menjangkiti puluhan warga Kelurahan Candirejo, Kapanewon Semono, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Satu orang dilaporkan meninggal dunia akibat antraks.

Sementara Data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah warga yang meninggal sebanyak tiga orang. Di Kabupaten Gunungkidul, kasus ini bermula ketika warga menyembelih dan mengonsumsi sapi yang sudah mati. Warga yang meninggal dunia dilaporkan ikut menyembelih dan mengonsumsi. (red)

Baca Juga:  Truk Muatan Galon Air Terguling di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Pages ( 2 of 2 ): 1 2