Daerah

Dari Mitos Pancuran Mas, Fenomena Ratusan Celana Dalam Wanita Ditemukan di Gunung Sanggabuana

×

Dari Mitos Pancuran Mas, Fenomena Ratusan Celana Dalam Wanita Ditemukan di Gunung Sanggabuana

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Fenomena memilukan terjadi di Gunung Sanggabuana Kecamatan Tegalwaru Karawang, ratusan celana dalam dan bra wanita ditemukan di semak belukar pegunungan tersebut.

Penemuan celana dalam wanita dan bra tersebut seontak membuat heboh warga. Temuan itu juga diabadikan dengan sebuah rekaman video yang berdurasi 1 menit.

Berdasarkan informasi, fenomena celana dalam di Gunung Sanggabuana ini merupakan sebuah ritual yang dikaitkan dengan sebuah mitos Pancuran Mas Gunung Sanggabuana.

Baca Juga: Apa Benar Setelah Kehamilan Bisa Menyebabkan Rambut Rontok?

Baca Juga:  Curi Telur di Purwakarta Hingga Ratusan Juta Rupiah, Empat Pemuda Diamankan Polsek Darangdan

Baca Juga: Oded M Danial: Kami Ingin Perbanyak Relaksasi Semua Tempat Publik, Tapi..

Celana dalam wanita dan bra biasanya dibuang pengunjung di sekitar mata air Pancuran Mas, Kampung Sinapeul, Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru.

Baca Juga: Oded M Danial: Kami Ingin Perbanyak Relaksasi Semua Tempat Publik, Tapi..

Baca Juga: Selain Lansia, Kalangan Remaja Bisa Terkena Penyakit Diabetes? Ini Kata dr. Clarin Hayes

Dalam sebuah unggahan video di akun instagram @info_karawang. Banyak netizen yang mengaku heran dengan kelakuan pengunjung yang membuang celana dalam di kawasan pegunungan itu.

Baca Juga:  Distarkim Purwakarta Siapkan Rp800 Juta Pasang PJU Karakter

Terlebih lagi, celana dalam yang dibuang rata-rata milik kaum hawa, atau perempuan.

Informasi yang berhasil diterima, fenomena seperti ini sudah biasa terjadi di Gunung Sanggabuana, Karawang.

“Apalagi kalau bulan mulud sering banyak pengunjung yang buang celana dalam ke Gunung Sanggabuana, mitos Pancuran Mas,” ujar Kodri warga Karawang.

Baca Juga: Atalia Praratya Sebut Hoaks Hambat Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Menurut Kodri, mata air Pancuran Mas dianggap keramat oleh warga sekitar. Orang yang mandi dan melempar uang koin ke mata air tersebut percaya keinginannya bisa terkabul. “Katanya bisa buang sial,” katanya.

Baca Juga:  Rawan, Ratusan TPS buat Pilkada 2020 di Kabupaten Bandung

Dia mengatakan, banyak pengunjung datang dari luar Karawang seperti dari Banten, Jawa Tengah, dan Jakarta. “Pokonya setiap Bulan Mulud ritualnya begitu,” katanya

Sementara itu, akibat banyaknya tamu yang membuang pakaian dalam tersebut menimbulkan masalah. Celana dalam maupun bra berserakan dan berceceran di sekitar mata air tersebut. ***

Tinggalkan Balasan