Dipaksa Bersetubuh Dengan Kucing Oleh Temannya, Seorang Bocah Asal Tasik Depresi Hingga Meninggal Dunia

Ilustrasi perundungan siswa SD. (foto: ilustrasi)

JABARNEWS | TASIKMALAYA – Perbuatan bullying atau perundangan memakan korban seorang bocah asal Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan berusia 11 tahun itu mengalami depresi hingga berujung kematian.

Baca Juga:  Jadi Amirul Hajj Jabar, Ridwan Kamil Pimpin 17.000 Jemaah Haji

Kasus ini bermula ketika korban yang kerap menjadi target perundungan sejumlah temannya itu disuruh untuk bersetubuh dengan kucing. Aksi itu kemudian direkam oleh teman-teman korban.

Tak disangka, rekaman korban itu lalu disebar oleh teman-temannya. Korban yang mengetahui rekaman itu tersebar menjadi depresi dan tidak mau makan.

Baca Juga:  Komunitas Skateboard Purwakarta Tidak Terima Kerap Diusir Satpol PP

Akibat ini, kondisi tubuh korban melemah dan oleh orang tuanya dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Namun takdir berkata lain, nyawa korban tidak bisa diselamatkan hingga dinyatakan meniggal dunia pada Minggu (18/7/2022).

Baca Juga:  PPKM Darurat, Pengusaha Angkutan Bus: Sepi, Kali Ini Hanya 3 Penumpang

Ibu kandung korban, T (30) mengatakan, anak kedua dari empat bersaudara tersebut memang kerap mendapatkan perundungan oleh teman-temannya.