Keren, 106 Anak Panti Sosial Jabar dapat Sertifikat Kompetensi Barista

Kepala Dinas Sosial Jabar Dodo Suhendar saat menjadi narasumber dalam Podcast Juara. (Foto: Istimewa).

JABARNEWS | BANDUNG – Sebanyak 106 anak yang mengikuti pelatihan vokasional di UPTD Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (PSBR) Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat sudah mendapatkan sertifikat kompetensi barista. Sertifikat itu menjadi bekal bagi anak yang membutuhkan perlindungan khusus untuk bekerja dan berkarier.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat Dodo Suhendar mengatakan, sebelum melakukan sertifikasi kompetensi, mereka mendapatkan pelatihan selama lima bulan. Dua bulan pertama tentang keagamaan, peningkatan percaya diri, interaksi sosial, pembinaan fisik dan disiplin. Tiga bulan berikutnya pelatihan katerampilan.

Baca Juga:  Soal Pembelian Minyak Goreng Lewat Aplikasi PeduliLindungi, Ridwan Kamil Minta Warga Kuasai Budaya Digital

“Kurang lebih tiga bulan, mereka dilatih keterampilan yang mereka minati, salah satunya barista. Untuk barista, mereka dilatih dan kita kerja sama dengan Sugeng Coffee yang menjadi pengampu,” kata Dodo dalam keterangan yang diterima di Kota Bandung, Selasa (25/1/2022).

Baca Juga:  Kota Cirebon Masih Tunggu Petunjuk Pelaksanaan Penyaluran BLT BBM

“Mereka juga sudah bersertifikat, bahkan ada yang menjadi pelatih dalam pelatihan-pelatihan barista di banyak tempat. Sertifikat kompetensi barista ini sebagai bentuk pengakuan bahwa mereka mampu menjadi seorang barista,” imbuhnya.

Baca Juga:  Tiga Hari Hanyut di Sungai Lau Gerbong Karo, Seorang Pelajar Ditemukan Jadi Mayat

Dodo menuturkan, ada banyak keterampilan dalam pembinaan anak yang membutuhkan perlindungan khusus di UPTD PSBR. Mulai dari keterampilan elektronik, menjahit, sampai montir. Namun, peminat untuk keterampilan barista terus meningkat setiap tahunnya. Pun demikian dengan keterampilan mencukur.