Lokasi Kerja Berjauhan, Transaksi Dinilai Tak Masuk Akal
Bildad juga mempersoalkan satu kejanggalan mendasar. Pada saat isu dugaan suap jaksa Kupang NTT itu mencuat, Gusti Pisdon tengah mengerjakan proyek sekolah di Kabupaten Alor — berjauhan dari Hironimus yang beroperasi di Kota dan Kabupaten Kupang.
“Dari sisi lokasi kerja saja sudah berbeda jauh, sehingga tuduhan adanya hubungan atau transaksi suap seperti yang disampaikan menjadi tidak logis,” katanya.
Minta Publik Tidak Sebar Opini Tanpa Bukti
Bildad menilai narasi yang terus beredar soal kliennya sudah mengarah pada pencemaran nama baik. Ia meminta publik tidak ikut menyebarkan opini liar sebelum ada hasil resmi dari Aswas Kejati NTT.
“Kami berharap publik bisa melihat persoalan ini secara objektif. Jangan sampai opini suap jaksa yang tidak didukung bukti justru merusak reputasi seseorang,” pungkasnya. (red)





