Pasundan

Tiga Prinsip Parenting Ini Cocok Dilakukan Oleh Ibu Pekerja

×

Tiga Prinsip Parenting Ini Cocok Dilakukan Oleh Ibu Pekerja

Sebarkan artikel ini

JABARNEWS | BANDUNG – Bagi seorang ibu pekerja yang tidak memiliki banyak waktu bersama sang buah hati, memilih metode  Parenting (mendidik anak, red) Montessori merupakan satu hal yang patut dicoba. 

Parenting Montessori telah dikenal sejak 100 tahun silam atas gagasan seorang dokter bernama Maria Montessori. Metode ini diterapkan untuk anak usia pra sekolah dan sekolah dasar.

Lalu bagaimana dengan seorang ibu pekerja yang tidak memiliki banyak waktu untuk mendidik anaknya dengan metode ini.

Baca Juga:  Ada Situs Batu Menyerupai Benteng Keraton di Purwakarta

Oleh sebab itu berikut beberapa prinsip dan metode Parenting Montessori untuk ibu pekerja yakni:

Pertama. Melibatkan Diri Dalam Kegiatan Anak dan Pengasuh – Anda yang menjadi seorang ibu pekerja bisa memberikan arahan kepada pengasuh untuk menjalankan metode Parenting montessori ini. 

Akan tetapi, tentu saja Anda harus meluangkan waktu di akhir pekan untuk mengajak anak Anda memahami dan belajar tentang bagaimana menerapkan metode tersebut, baik di dalam rumah maupun di luar rumah.

Baca Juga:  Gelar Vaksinasi Massal, Kodim 0619 Purwakarta Siapkan 10 Ribu Dosis Untuk Masyarakat

Kedua. Pahami Kebiasaan Anak – Dengan memahami karakter anak sesuai usia, misalnya di usia tiga tahun, anak Anda tertarik pada susunan balok abjad, maka Anda harus mengikuti keinginan tersebut dengan memaparkan segala macam abjad. 

Anda juga harus memperhatikan lingkungan sekitar agar tidak membahayakan kegiatan anak saat belajar.  Ana-anak suka berlarian kesana kemari, jika anak Anda aktif demikian, maka Anda harus mengajaknya ke taman bermain atau ke taman.

Baca Juga:  Ini Tiga Jenis Transmigrasi, Berikut Hak-Hak dan Bantuan bagi Transmigran

Ketiga. Sediakan Alat yang Menunjang – Anda bisa menggunakan benda asli berukuran kecil untuk latihan kehidupan sehari-hari. Misalnya dengan memberikan mangkok yang ada di rumah dan digunakan sehari-hari. 

Gunakan mangkok beling untuk mengajarkan pada anak rasa tanggung jawab, agar dia berhati-hati dan tidak membuat mangkuk tersebut pecah. (Red)

Tinggalkan Balasan