Karyawati Pabrik di Sukabumi Dilarang Pakai Hijab, Begini Penjelasan Perusahaan

Ilustrasi karyawati pabrik menggunakan hijab. (foto: istimewa)

JABARNEWS | SUKABUMI – Sejumlah karyawati sebuah perusahaan di Sukabumi melakukan mogok kerja, pada Jumat (27/5/2022) kemarin. Aksi mereka ini dipicu oleh kebijakan perusahaan yang melarang para karyawati memakai hijab atau kerudung saat bekerja.

Belasan karyawati yang menolak larangan pakai hijab ini bekerja di PT Nina Venus Indonusa 2 yang berlokasi di Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga:  Miris, Sepanjang 2021-2022 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sukabumi Mencapai Ratusan

Sebanyak 16 karyawati yang melakukan mogok kerja tersebut merupakan pindahan dari PT Nina Venus Indonusa 1 yang memproduksi polybag. Hari Jumat (27/5/2022) merupakan hari pertama mereka masuk kerja di PT Nina Venus Indonusa 2 yang memproduksi rambut palsu.

Baca Juga:  Video: Penumpang Kereta Api Jangan Harap Bisa Naik Jika Tak Bawa Ini

“Kita semua mogok kerja karena tidak boleh pakai kerudung saat bekerja, waktu perjanjian (perpindahan) boleh pakai. Tadi yang melarang adalah HRD dan satpam,” ujar salah satu karyawati yang tidak mau disebutkan namanya.

Baca Juga:  Sukabumi Kembali Diguncang Gempa Bumi, BMKG Minta Waspada Gempa Susulan

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa selama 2 tahun bekerja di bagian polybag PT Nina Venus Indonusa 1, bersama karyawati lainnya diizinkan memakai kerudung. Namun hal tersebut berbeda ketika dirinya pindah dan mulai bekerja di PT Nina Venus Indonusa 2.