• Senin, 29 November 2021

Lestarikan Tiga Pilar Budaya, Begini Cara PPPSI Cianjur Kembangkan Maenpo

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 15:00 WIB
DPD Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia (PPPSI) Cianjur rapat silaturahmi membahas kelestarian 'Tiga Pilar Budaya' beladiri Maenpo.  (Mul/JabarNews)
DPD Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia (PPPSI) Cianjur rapat silaturahmi membahas kelestarian 'Tiga Pilar Budaya' beladiri Maenpo. (Mul/JabarNews)

JABARNEWS | CIANJUR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Pendekar Pencak Silat Indonesia (PPPSI) Kabupaten Cianjur berkumpul silaturahmi membahas kelestarian Tiga Pilar Budaya melalui program Senam Silat Indonesia (SSI) beladiri Maenpo warisan leluhur zaman dulu.

Ketua PPPSI DPD Cianjur Dandi Supriadi mengatakan, silaturahmi dalam tataran Paguron Maenpo, bisa saling memiliki untuk melestarian budaya. Hal ini menciptakan rasa cinta terhadap seni beladiri Maenpo merupakan warisan dari sesepuh zaman dulu, maka dari itu wajib dilestarikan seni tradisional ini.

"Kita kerja bareng senam pencak silat Maenpo serta dibentuk wadah KKM Zona 5 Cikalong dan Mande," katanya, saat ditemui di MTs Nurul Huda Siliwangi, Kampung Darungdung, Desa Gudang, Kecamatan Cikalongkulon, Minggu 24 Oktober 2021.

Baca Juga: Kekurangan Tenaga Penyuluh, Kabupaten Karawang Kesulitan Atasi Masalah Pengembangan Sekor Perikanan

Baca Juga: FK DKISIP dan USB YPKP Bandung Gelar Webinar Komunikasi Publik Terkait Covid-19

Sehingga, terang Dandi, mampu tetap exsis di tengah perkembangan zaman. Dan, dapat bertahan serta menjaga keaslian. Bukan tanpa tantangan, mengingat beladiri tersebut justru sulit menanamkan rasa cinta terhadap seni Maenpo suatu khas tradisional asal Cianjur ini.
Artinya, mesti bangkit rasa cinta terhadap warisan leleluhur telah diajarkan dulu kepada turunan. "Nah, kita misalnya terutama asli dari warga Cianjur," ajak Dandi.

Perkembangan silat ini, masih ujarnya, justru akan lebih pesat bila dibangun bersinergi antara keyakinan melalui silaturahmi, perkumpulan sesama yang menjiwai rasa budaya. Dan, tatanan seni beladiri senam silat Maenpo.

Menurut dia, hingga saat ini memang lebih banyak orang mencari ilmu silat yang berbau modern. Atas dasar itulah, Nandi menguatkan tekad untuk mulai berjibaku kembali Maenpo di padepokan.

Baca Juga: Atasi Dampak Pandemi, Gus Menteri Dorong Diversifikasi Usaha BUMDes

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Ciamis Berencana Bangun Kawasan Industri Hasil Tembakau

Halaman:

Editor: Rian Nugraha

Artikel Terkait

Terkini

X