Sementara itu, pemeran utama Marthino Lio mengaku proses produksi film berlangsung intens karena seluruh pemain harus menjalani workshop selama satu bulan sebelum syuting dimulai.
“Secara keseluruhan memakan waktu selama sebulan untuk workshop. Itu reading, latihan nari, latihan jula-juli, latihan fighting, latihan fighting sambil merem,” kata Marthino.
Ia juga menilai suasana kerja selama produksi berjalan solid sehingga berbagai tantangan di lokasi syuting terasa lebih ringan.
“Kalau kesulitan di setiap produksi pasti ada kesulitan, tetapi enaknya syuting sama Magma ini kesulitan itu terasa mudah. Karena saling melengkapi,” ujarnya.
Menurut Marthino, kekompakan kru menjadi faktor penting terutama saat menjalani adegan berisiko yang membutuhkan perhatian ekstra terhadap keselamatan pemain. “Teamwork-nya oke banget,” tandasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News





